Rekan-rekan pembaca blog,
Kali ini saya gak posting tentang keuangan, sekali-kali boleh lah posting tentang karakter pebisnis. Ini saya ambil dari majalah islam Tarbawi edisi beberapa bulan lalu. Dituliskan oleh ulama Mesir terkemuka penulis buku La Tahzan, Syaikh. Dr. Aidh Abdullah Al Qarni. Simak ya pendapatnya tentang pedagang yang baik, yang jahat, yang merugi, yang berpenyakit, dan yang beretika.
Mudah-mudahan bisa diambil hikmahnya.
Apa saja sih karakter pedagang yang baik :
1. Yang menghimpun optimisme dan rasa khawatir kepada Allah seperti Abdurrahman bin Auf
2. Yang selalu bersadaqah dan infaq di jalan Allah SWT, dan memberi bantuan orang faqir
3. Mensyukuri setiap usaha
4. Selalu meyimpan kebaikan di bank Ar Rahman
5. Memelihara amal dari syaitan
6. Melindungi dari uang haram
7. Meramaikan rumahnya dengan takwa
Lalu apa saja sih karakter pedagang yang jahat :
1. Yang mengumpulkan harta dan selalu menghitung-hitungnya
2. Jika makan sendirian, melarang orang lain menyertai, dan memarahi orang yang duduk bersamanya
3. Berlaku kikir dan membenci sedekah. Tidak aka bisa memimpin kecuali orang yang banyak memberi dan banyak mengeluarkan kebaikan untuk orang lain.
Apa saja sih penyakit para pedagang?
1. Tekanan darah tinggi dan diabetes karena dalam banyak waktunya berpikir, kurang bersyukur dan berdzikir. Candanya kasar dan hatinya keruh
2. Kurang darah karena sedikit makan, karena terlalu sibuk.
3. Penyakit banyak keinginan karena selalu disibukkan dengan uang tanpa diimbangi dengan ibadah
4. Penyakit selalu gelisah karena ambisi dunia selalu bertambah tanpa diiringi dengan ambisi akhirat.
Para ulama mengatakan berdagang ada beberapa etika :\
1. Sikap jujur dalam bicara
2. Berlaku sopan dan lembut dengan orang lain
3. Bangun pagi saat burung mulai terbang dari sarangnya untuk mengais rejeki
4. Selamat dari transaksi riba karena itu adalah wabah
5. Menunaikan zakat harta dan sedekah
6. Menolong orang yang membutuhkan dengan pinjaman tanpa bunga
7. Memuliakan tamu
8. Memelihara waktu shalat wajib
Siapa saja yang melakukan itu akan dibalas oleh Allah SWT dan tergolong orang-orang berharta yang pergi dengan pahala. Semoga postingan yang sederhana ini dapat bermanfaat. Amin
Selasa, 08 Juli 2008
Rabu, 02 Juli 2008
Formula 10 : 10 : 20 : 30 : 30
Wah lama banget ni saya gak posting di blog ni. Gimana mau banyak yang baca kalau blog gak pernah di updated. Terima kasih buat teman2 yang sudah kasih komentar ke blog saya ya. Ada komentar nih blognya diisi juga nih dengan tulisan2 perencana keuangan. Jangan hanya iklan saja.. hehe. jadi malu nih hehe.
Kali ini saya coba posting tentang satu formula. Umumnya formula ini sering dipakai oleh para perencana keuangan dalam menentukan alokasi keuntungan usaha. Saya ingat pada acara Forum Jumat yang diselanggarakan komunitas TDA beberapa waktu lalu ada teman yang tanya bagaimana sih rumusan pembagian keuntungan bisnis. Saya coba merumuskannnya, so rumusan ini diaplikasikan atau tidak itu terserah Anda. Saya yakin masing-masing punya rumusan terbaik dalam membagi keuntungan bisnisnya. Diharapkan sharingnya nih. Formulanya yaitu 10 : 10 : 20 : 30 : 30. Urutan angka hanya berdasarkan angka kecil ke angka besar, bukan menunjukkan prioritas. Ok, penjelasannya begini ;
1. 10, artinya setiap dapat keuntungan usaha, alokasikan 10 % untuk zakat. Mungkin ada yang komplain kok besar banget prosentasenya, kalau petani yang jumlah panennya tidak seberapa besar, harga nya ditekan lagi, harus zakat 10 % dari hasil pertanian, kenapa pedagang or pebisnis hanya 2, 5 %. Setiap yang disedekahkan kan berlipat menjadi 700 kali lipat. Insya Allah
2. 10, artinya 10 % keuntungan investasi dalam bentuk lain, kebanyakan pedagang belum aware dengan investasi dalam bentuk lain. Mending duit diputar buat barang dagangan. Padahal keluarga butuh dana cadangan, gimana kalau dagangan mandeg or bangkrut (mudah-mudahan sih tidak). Makanya 10 % dari keuntungan perlu juga di diversifikasi investasi. Bisa beli emas, reksadana, saham, or surat berharga lainnya.
3. 20, artinya 20 % keuntungan digunakan untuk pengembangan usaha baru, bisa untuk menambah modal, ekspansi pasar, dll, so para pebisnis yakin dah tahu gimana caranya.
4. 30, artinya tunaikan pinjaman pada pihak ketiga. Yang terkait dengan hutang usaha tentunya bukan hutang pribadi. Maksimum 30 % uang masuk untuk alokasikan buat bayar hutang. Gimana kalau hutangnya lebih besar? Yah otomatis prosentase untuk pengembangan usaha atau untuk keperluan pribadi ditunda dulu. Terus gimana kalau gak punya hutang? Baguslah jadi angka 30 ini digunakan juga untuk pengembangan usaha.
5. 30, artinya maksimal 30 % hasil keuntungan digunakan membiayai sendiri, gimana kalau ada sumber penghasilan lain dah ada untuk menutupi kebutuhan hidup, misalnya masih bekerja or TDB. Sudah tentu angka 30 ini bisa dialokasikan untuk pengembangan usaha. Sehingga buka cabang baru lebih cepat jadinya.
Mungkin rumusan ini bukan hal yang baru, tetapi mudah-mudahan bermanfaat buat pengembangan UKM kita. So.. maju terus UKM Indonesia.
Wassalam
Kali ini saya coba posting tentang satu formula. Umumnya formula ini sering dipakai oleh para perencana keuangan dalam menentukan alokasi keuntungan usaha. Saya ingat pada acara Forum Jumat yang diselanggarakan komunitas TDA beberapa waktu lalu ada teman yang tanya bagaimana sih rumusan pembagian keuntungan bisnis. Saya coba merumuskannnya, so rumusan ini diaplikasikan atau tidak itu terserah Anda. Saya yakin masing-masing punya rumusan terbaik dalam membagi keuntungan bisnisnya. Diharapkan sharingnya nih. Formulanya yaitu 10 : 10 : 20 : 30 : 30. Urutan angka hanya berdasarkan angka kecil ke angka besar, bukan menunjukkan prioritas. Ok, penjelasannya begini ;
1. 10, artinya setiap dapat keuntungan usaha, alokasikan 10 % untuk zakat. Mungkin ada yang komplain kok besar banget prosentasenya, kalau petani yang jumlah panennya tidak seberapa besar, harga nya ditekan lagi, harus zakat 10 % dari hasil pertanian, kenapa pedagang or pebisnis hanya 2, 5 %. Setiap yang disedekahkan kan berlipat menjadi 700 kali lipat. Insya Allah
2. 10, artinya 10 % keuntungan investasi dalam bentuk lain, kebanyakan pedagang belum aware dengan investasi dalam bentuk lain. Mending duit diputar buat barang dagangan. Padahal keluarga butuh dana cadangan, gimana kalau dagangan mandeg or bangkrut (mudah-mudahan sih tidak). Makanya 10 % dari keuntungan perlu juga di diversifikasi investasi. Bisa beli emas, reksadana, saham, or surat berharga lainnya.
3. 20, artinya 20 % keuntungan digunakan untuk pengembangan usaha baru, bisa untuk menambah modal, ekspansi pasar, dll, so para pebisnis yakin dah tahu gimana caranya.
4. 30, artinya tunaikan pinjaman pada pihak ketiga. Yang terkait dengan hutang usaha tentunya bukan hutang pribadi. Maksimum 30 % uang masuk untuk alokasikan buat bayar hutang. Gimana kalau hutangnya lebih besar? Yah otomatis prosentase untuk pengembangan usaha atau untuk keperluan pribadi ditunda dulu. Terus gimana kalau gak punya hutang? Baguslah jadi angka 30 ini digunakan juga untuk pengembangan usaha.
5. 30, artinya maksimal 30 % hasil keuntungan digunakan membiayai sendiri, gimana kalau ada sumber penghasilan lain dah ada untuk menutupi kebutuhan hidup, misalnya masih bekerja or TDB. Sudah tentu angka 30 ini bisa dialokasikan untuk pengembangan usaha. Sehingga buka cabang baru lebih cepat jadinya.
Mungkin rumusan ini bukan hal yang baru, tetapi mudah-mudahan bermanfaat buat pengembangan UKM kita. So.. maju terus UKM Indonesia.
Wassalam
Senin, 23 Juni 2008
Pemenang Voucher Gratis dari Kurnia Consulting
Alhamdulillah sejak dirilisnya pengumuman voucher gratis dari Kurnia Consulting satu minggu lalu, email terus berdatangan yang berisi tanya jawab keuangan. Namun hanya 1 penanya yang berhak mendapatkan voucher gratis dari Kurnia Consulting yaitu layanan jasa penyusunan Rencana Keuangan senilai 1 juta rupiah. Untuk itu kami memutuskan bahwa yang menjadi pemenang bulan ini adalah BapakRahadian dari Bintaro, Jaksel. Alasannya karena take action yang cepat, pertanyaan yang singkat dan padat serta jelas. Dan layak untuk ditampilkan di rubrik konsultasi keuangan majalah Wirausaha dan Keuangan.
Untuk itu dimohon Bapak Rahadian untuk menghubungi kami japri via email ke kurnia_09@yahoo.com atau nomor telepon 021-92519848 untuk membahas teknis lebih lanjut. bagi semua pertanyaan yang masuk ke email kami semua akan dijawab.. mohon kesabarannya. Masih terbuka untuk voucher gratis bulan berikutnya, untuk itu kirimkan pertanyaan ke email kami, dan tiap bulan akan diundi 1 orang pemenang.
Solusi tuntas, dapat hadiah lagi.
Kurnia Consulting...... curhat dong?
Untuk itu dimohon Bapak Rahadian untuk menghubungi kami japri via email ke kurnia_09@yahoo.com atau nomor telepon 021-92519848 untuk membahas teknis lebih lanjut. bagi semua pertanyaan yang masuk ke email kami semua akan dijawab.. mohon kesabarannya. Masih terbuka untuk voucher gratis bulan berikutnya, untuk itu kirimkan pertanyaan ke email kami, dan tiap bulan akan diundi 1 orang pemenang.
Solusi tuntas, dapat hadiah lagi.
Kurnia Consulting...... curhat dong?
Minggu, 15 Juni 2008
Dapatkan Voucher Gratis dari Kurnia Consulting
Sebagai bentuk komitmen yang tinggi dalam memberikan edukasi tentang perencanaan keuangan, maka Kurnia Consulting diberi amanah oleh beberapa media untuk menulis topik keuangan keluarga dan bisnis kecil. Antara lain Rubrik Konsultasi Keuangan di Majalah Wirausaha Keuangan, Depok Pos, dan majalah Tarbawi (temporary). Amanah sekaligus kepercayaan tinggi dengan dilandasi niat memberi pencerahan untuk pengembangan ekonomi umat. Semoga bermanfaat.
Kali ini Kurnia Consulting juga menawarkan kejutan buat pembaca WK yaitu konsultasi berhadiah, Anda bisa konsultasi solusi terpecahkan dapet hadiah lagi. Apa gak enak?
Caranya gimana :
1. Kirim pertanyaan Anda seputar topik keuangan keluarga, pertanyaan singkat tetapi padat ke email Kurnia Consulting : kurnia_09@yahoo.com. Segera dikirim ya paling lambat tgl 19 Juni atau hari Kamis minggu ini.
2. Penanya akan diundi setiap bulannya 1 orang dan akan mendapat layanan gratis penyusunan Rencana Keuangan Keluarga senilai 1 juta rupiah.
3. Setiap penanya yang menang konsultasinya akan dimuat di majalah WK, dan bila identitasnya keberatan untuk dipublikasikan, akan kami rahasiakan.
Ayo segera kirimkan pertanyaan Anda, solusi tuntas dan hadiah menunggu. Hanya Kurnia Consulting yang memberikan layanan jitu ini.
Wassalam
Sri Khurniatun
Managing Director Kurnia Consulting
021-92519848
Kali ini Kurnia Consulting juga menawarkan kejutan buat pembaca WK yaitu konsultasi berhadiah, Anda bisa konsultasi solusi terpecahkan dapet hadiah lagi. Apa gak enak?
Caranya gimana :
1. Kirim pertanyaan Anda seputar topik keuangan keluarga, pertanyaan singkat tetapi padat ke email Kurnia Consulting : kurnia_09@yahoo.com. Segera dikirim ya paling lambat tgl 19 Juni atau hari Kamis minggu ini.
2. Penanya akan diundi setiap bulannya 1 orang dan akan mendapat layanan gratis penyusunan Rencana Keuangan Keluarga senilai 1 juta rupiah.
3. Setiap penanya yang menang konsultasinya akan dimuat di majalah WK, dan bila identitasnya keberatan untuk dipublikasikan, akan kami rahasiakan.
Ayo segera kirimkan pertanyaan Anda, solusi tuntas dan hadiah menunggu. Hanya Kurnia Consulting yang memberikan layanan jitu ini.
Wassalam
Sri Khurniatun
Managing Director Kurnia Consulting
021-92519848
Selasa, 27 Mei 2008
Kenapa Jasa Perencana Keuangan Dibutuhkan
Profesi perencana keuangan sebenarnya udah dari tahun 2002 ada di Indonesia, tetapi masih banyak orang yang belum paham. Apalagi bank dan asuransi pun kini menawarkan jasa yang hampr2 mirip dengan perencana keuangan, sehingga menambah kebingungan orang. Banyak juga sih temen2 saya yang juga skeptis dengan jasa ini. Katanya "keuangan keluarga aja cukup diatur diri sendiri dan simpel, gak perlu pakai jasa perencana keuangan juga beres"...
Yah.. sah-sah saja ada pendapat demikian. Yang jelas mengatur keuangan pribadi pun tidak mudah. Bahkan ada yang berpendapat bahwa mencari uang jauh lebih mudah daripada mengelolanya. Apalagi bekal untuk mencari uang bisa didapatkan dari sekolah formal dengan simbol gelar2 dan profesi tetapi ingat, sekolah formal tidak pernah mengajarkan cara mengelola uang pribadi. Maka.. mengelola uang pribadi sama pentingnya dengan mencari uang. Robert Kiyosaki juga bilang begitu.
Perencana keuangan independen adalah mencari jalan keluar atas problem pengelolaan keuangan klien, beda dengan yang bernaung di bawah bendera bank atau asuransi seperti wealth management dan sejenisnya. Umumnya berfungsi sebagai konsultan produk masing-masing.
Perencana keuangan pada dasarnya bisa dilakukan oleh setiap orang. Cuma agar bisa mengatur kekayaan sendiri dengan mempertimbangkan semua peluang dan resiko tidak mudah. Disamping itu terdapat beberapa alasan lain mengapa jasa perencana keuangan dibutuhkan :
1. Masalah keterbatasan waktu. Kadang2 profesi karyawan dan pebisnis sibuk sehingga tidak punya waktu untuk menganalisis produk keuangan di pasaran dan mengoptimalkan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan, sehingga butuh perencana keuangan.
2. Tiap orang punya punya penghasilan terbatas tetapi keinginan tidak terbatas sehingga butuh perencanaan yang baik, tetapi tidak tahu memulainya dari mana.
3. Produk keuangan semakin banyak, dibutuhkan perencana keuangan untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan klien, bukan dari agen penjual.
4. Keinginan mendapatkan masa depan keluarga yang terjamin. Anda perlu sparing partner untuk mendampingi perjalanan Anda mencapai tujuan.
Demikian, semoga tidak ada keraguan dengan jasa perencana keuangan. Dan segera hubungi Kurnia Consulting.
Kurnia Consulting..... curhat dong
Yah.. sah-sah saja ada pendapat demikian. Yang jelas mengatur keuangan pribadi pun tidak mudah. Bahkan ada yang berpendapat bahwa mencari uang jauh lebih mudah daripada mengelolanya. Apalagi bekal untuk mencari uang bisa didapatkan dari sekolah formal dengan simbol gelar2 dan profesi tetapi ingat, sekolah formal tidak pernah mengajarkan cara mengelola uang pribadi. Maka.. mengelola uang pribadi sama pentingnya dengan mencari uang. Robert Kiyosaki juga bilang begitu.
Perencana keuangan independen adalah mencari jalan keluar atas problem pengelolaan keuangan klien, beda dengan yang bernaung di bawah bendera bank atau asuransi seperti wealth management dan sejenisnya. Umumnya berfungsi sebagai konsultan produk masing-masing.
Perencana keuangan pada dasarnya bisa dilakukan oleh setiap orang. Cuma agar bisa mengatur kekayaan sendiri dengan mempertimbangkan semua peluang dan resiko tidak mudah. Disamping itu terdapat beberapa alasan lain mengapa jasa perencana keuangan dibutuhkan :
1. Masalah keterbatasan waktu. Kadang2 profesi karyawan dan pebisnis sibuk sehingga tidak punya waktu untuk menganalisis produk keuangan di pasaran dan mengoptimalkan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan, sehingga butuh perencana keuangan.
2. Tiap orang punya punya penghasilan terbatas tetapi keinginan tidak terbatas sehingga butuh perencanaan yang baik, tetapi tidak tahu memulainya dari mana.
3. Produk keuangan semakin banyak, dibutuhkan perencana keuangan untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan klien, bukan dari agen penjual.
4. Keinginan mendapatkan masa depan keluarga yang terjamin. Anda perlu sparing partner untuk mendampingi perjalanan Anda mencapai tujuan.
Demikian, semoga tidak ada keraguan dengan jasa perencana keuangan. Dan segera hubungi Kurnia Consulting.
Kurnia Consulting..... curhat dong
Kamis, 22 Mei 2008
Belajar dari semangat dan gaya hidup Warren Buffet
Siapa yang tidak kenal Waren Buffet? Orang kedua terkaya di dunia yang mendonasikan uang 31 milyar USD untuk sumbangan kemanusiaan. Menyimak gaya hidupnya yang sederhana sangat menarik, Mungkin udah banyak yang tahu or baca ini, tetapi mudah2an masih banyak hikmah yang bisa dipetik. Ini dia kisahnya yang dikutip dari wawancara dg CNBC :
1. Beliau membeli saham pertama pada umur 11 thn dan menyesal mengapa dia sangat terlambat
untuk berinvestasi. Hikmahnya : adalah harga yang sangat murah untuk mendorong anak
anda untuk berinvestasi sejak dini, daripada membayar ongkos mahal akibat kelakuan borosnya
2. Waren Buffet membeli peternakan kecil pada umur 14 tahun dengan tabungan dari hasilnya
sebagai loper koran.
Hikmahnya : Bisa beli sesuatu yang besar dari sedikit tabungan, doronglah anak Anda untuk berbisnis
sejak dini.
3. Beliau masih tinggal di rumah dengan 3 kamar tidur yang dia beli sejak menikah 50 tahun lalu. Beliau hanya membeli sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Rumahnya tidak dikelilingi tembok dan pagar.
Hikmahnya : Jangan beli lebih dari yang kamu butuhkan dan doronglah anak Anda untuk berbuat sama.
4. Beliau menyetir mobil sendiri dan tidak mempunyai sopir, juga pengawal yang mengitarinya.
Hikmahnya : Anda bisa mandiri tanpa tergantung orang lain
5. Waren Buffet tidak pernah bepergian menggunakan jet pribadi meskipun punya perusahaan jet pribadi skala dunia.
Hikmahnya : Berpikirlah bahwa Anda bisa meraih sesuatu tetapi pola hidup tetap sederhana.
6. Perusahaan Berkshire Hathaway, miliki Waren Buffet terdiri 63 perusahaan. beliau hanya menulis 1 surat setiap tahun pada CEO nya yang berisi goal yang dicapai tahun ini. Beliau tidak pernah mengadakan meeting atau memanggil CEO secara rutin.
Hikmahnya : Tugaskan orang terbaik untuk jabatan yang sesuai
7. 2 aturan/rule untuk CEOnya :
1. Jangan sampai Anda kehilangan saham di perusahaan ini.
2. Jangan lupakan aturan 1
Hikmahnya : Set goal/tujuan dan biarkan bawahan Anda yang mencapainya.
8.Beliau tidak bersosialisasi dengan kalangan atas yang banyak dugem. Sesampai di rumah lebih banyak membuat pop corn dan menikmatinya di depan TV.
Hikmahnya : Jangan menjadi pamer atau unjuk diri, jadilah diri Anda sendiri, dan lakukan apa yang disukai
9. Waren Buffet tidak membawa handphone, bahkan tidak ada komputer dimejanya
10. Bill Gates, orang terkaya di dunia pertama kali bertemu Waren Buffet membuat schedule pertemuan hanya 1/2 jam. Tetapi setelah bertemu meeting mencapai 10 jam. Bill Gates menjadi salah satu penggemar Waren Buffet.
Nasehat Waren Buffet buat kaum muda :
1. Tinggalkan kartu kredit, ingatlah selalu untuk berinvestasi
2. Buatlah hidup Anda yang simple
3. Jadilah orang yang kreatif untuk mencetak uang
4. Jangan lakukan apa yang orang lain bilang tetapi dengarkan, dan lakukan yang dianggap terbaik
5. Jangan terpaku pada merk, gunakan sesuatu yang memang enak dipakai
6. Jangan buang uang Anda untuk sesuatu yang bukan kebutuhan
Demikian, semoga bisa memetik hikmahnya.
Wassalam
1. Beliau membeli saham pertama pada umur 11 thn dan menyesal mengapa dia sangat terlambat
untuk berinvestasi. Hikmahnya : adalah harga yang sangat murah untuk mendorong anak
anda untuk berinvestasi sejak dini, daripada membayar ongkos mahal akibat kelakuan borosnya
2. Waren Buffet membeli peternakan kecil pada umur 14 tahun dengan tabungan dari hasilnya
sebagai loper koran.
Hikmahnya : Bisa beli sesuatu yang besar dari sedikit tabungan, doronglah anak Anda untuk berbisnis
sejak dini.
3. Beliau masih tinggal di rumah dengan 3 kamar tidur yang dia beli sejak menikah 50 tahun lalu. Beliau hanya membeli sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Rumahnya tidak dikelilingi tembok dan pagar.
Hikmahnya : Jangan beli lebih dari yang kamu butuhkan dan doronglah anak Anda untuk berbuat sama.
4. Beliau menyetir mobil sendiri dan tidak mempunyai sopir, juga pengawal yang mengitarinya.
Hikmahnya : Anda bisa mandiri tanpa tergantung orang lain
5. Waren Buffet tidak pernah bepergian menggunakan jet pribadi meskipun punya perusahaan jet pribadi skala dunia.
Hikmahnya : Berpikirlah bahwa Anda bisa meraih sesuatu tetapi pola hidup tetap sederhana.
6. Perusahaan Berkshire Hathaway, miliki Waren Buffet terdiri 63 perusahaan. beliau hanya menulis 1 surat setiap tahun pada CEO nya yang berisi goal yang dicapai tahun ini. Beliau tidak pernah mengadakan meeting atau memanggil CEO secara rutin.
Hikmahnya : Tugaskan orang terbaik untuk jabatan yang sesuai
7. 2 aturan/rule untuk CEOnya :
1. Jangan sampai Anda kehilangan saham di perusahaan ini.
2. Jangan lupakan aturan 1
Hikmahnya : Set goal/tujuan dan biarkan bawahan Anda yang mencapainya.
8.Beliau tidak bersosialisasi dengan kalangan atas yang banyak dugem. Sesampai di rumah lebih banyak membuat pop corn dan menikmatinya di depan TV.
Hikmahnya : Jangan menjadi pamer atau unjuk diri, jadilah diri Anda sendiri, dan lakukan apa yang disukai
9. Waren Buffet tidak membawa handphone, bahkan tidak ada komputer dimejanya
10. Bill Gates, orang terkaya di dunia pertama kali bertemu Waren Buffet membuat schedule pertemuan hanya 1/2 jam. Tetapi setelah bertemu meeting mencapai 10 jam. Bill Gates menjadi salah satu penggemar Waren Buffet.
Nasehat Waren Buffet buat kaum muda :
1. Tinggalkan kartu kredit, ingatlah selalu untuk berinvestasi
2. Buatlah hidup Anda yang simple
3. Jadilah orang yang kreatif untuk mencetak uang
4. Jangan lakukan apa yang orang lain bilang tetapi dengarkan, dan lakukan yang dianggap terbaik
5. Jangan terpaku pada merk, gunakan sesuatu yang memang enak dipakai
6. Jangan buang uang Anda untuk sesuatu yang bukan kebutuhan
Demikian, semoga bisa memetik hikmahnya.
Wassalam
Jumat, 16 Mei 2008
HARGA NAIK... GIMANA DONG?
Harga naik, gimana dong? Bakalan makin banyak yang curhat ke Kurnia Consulting nihh.
tapi bukan senang kok.. sebagai perencana keuangan turut prihatin melihat kondisi ekonomi bangsa kita. BBM bakalan naik 30 % di bulan Juni. Emang sih BBM kita termasuk paling murah dan disubsidi dibandingkan negara lain. Tetapi bukan mahal atau murahnya , karena daya beli masyarakat merosot banget. Lalu apa yang harus kita lakukan.. menyalahkan pemerintah dan berdemo... BBM tetap naik juga.. so alangkah baiknya kita antisipasi dengan ikhtiar dan terus berdoa agar kondisi ekonomi bangsa kita membaik. Lakukan perbaikan dari diri sendiri dengan senantiasa meningkatkan kecerdasan finansial. Nah. langkah-langkah ini mungkin bisa menjadi solusi :
1. Buatlah Rencana Keuangan
Mau tidak mau untuk mengantisipasi kondisi ini kita harus merencanakan keuangan dengan matang baik pemasukan, pengeluaran, apa dampak kenaikan harga dengan pengeluaran Anda, bagaimana mengantisipasi kebutuhan masa depan, bagaimana pengaruh terhadap investasi Anda. Anda bisa membuat Rencana Keuangan sendiri atau minta bantuan perencana keuangan.
2. Membuat Anggaran Keluarga
Memiliki anggaran bulanan membuat pengeluaran Anda lebih terkendali, asalkan harus dipatuhi. Susunlah anggaran berdasarkan prioritas, kebutuhan Anda harus dipentingkan daripada keinginan.
3. Belanja dengan bijak
Ubahlah gaya hidup Anda, tidak apa-apa ganti menu makan lebih sederhana yang penting tetap bergizi, kurangi makan diluar, belilah pakaian atau barang dengan harga yang lebih murah. Anda tidak usah membeli merk, belilah manfaat/kegunaan.
4. Lakukan investasi yang bisa mengantisipasi tingkat inflasi
Jaman sulit gini masih bisa investasi? Lakukan investasi baik kondisi lapang atau sulit. Kita tidak tahu apakah ke depan kondisi ekonomi makin sulit. Makanya untuk berjaga-jaga tetap tabungkan penghasilan Anda minimal 10 % pada produk investasi yang return di atas inflasi. Apa contohnya? Emas dan Reksadana, atau ORI.
5. Manajemen hutang
Bagi yang punya hutang lakukan rescheduling dengan mengajukan keringanan pembayaran dengan jangka waktu diperpanjang. Biasanya bunganya makin meningkay, tetapi yang penting cashflow Anda per bulannya tidak terganggu.
6. Carilah income tambahan
Mau tidak mau kita harus genjot pemasukan. Carilah peluang-peluang baru untuk dapatkan penghasilan. Manfaatkan segala potensi keluarga yang bisa dioptimalkan untuk cari tambahan. Berdagang, MLM, optimalkan hobi menulis atau mengajar. Dan terus tingkatkan skill kita buat cari penghasilan tambahan
Demikian...semoga krisis segera berlalu.
Wassalam
Sri Khurniatun
Managing Director Kurnia Consulting
Biro Perencana Keuangan Individu dan Family
021-92519848
tapi bukan senang kok.. sebagai perencana keuangan turut prihatin melihat kondisi ekonomi bangsa kita. BBM bakalan naik 30 % di bulan Juni. Emang sih BBM kita termasuk paling murah dan disubsidi dibandingkan negara lain. Tetapi bukan mahal atau murahnya , karena daya beli masyarakat merosot banget. Lalu apa yang harus kita lakukan.. menyalahkan pemerintah dan berdemo... BBM tetap naik juga.. so alangkah baiknya kita antisipasi dengan ikhtiar dan terus berdoa agar kondisi ekonomi bangsa kita membaik. Lakukan perbaikan dari diri sendiri dengan senantiasa meningkatkan kecerdasan finansial. Nah. langkah-langkah ini mungkin bisa menjadi solusi :
1. Buatlah Rencana Keuangan
Mau tidak mau untuk mengantisipasi kondisi ini kita harus merencanakan keuangan dengan matang baik pemasukan, pengeluaran, apa dampak kenaikan harga dengan pengeluaran Anda, bagaimana mengantisipasi kebutuhan masa depan, bagaimana pengaruh terhadap investasi Anda. Anda bisa membuat Rencana Keuangan sendiri atau minta bantuan perencana keuangan.
2. Membuat Anggaran Keluarga
Memiliki anggaran bulanan membuat pengeluaran Anda lebih terkendali, asalkan harus dipatuhi. Susunlah anggaran berdasarkan prioritas, kebutuhan Anda harus dipentingkan daripada keinginan.
3. Belanja dengan bijak
Ubahlah gaya hidup Anda, tidak apa-apa ganti menu makan lebih sederhana yang penting tetap bergizi, kurangi makan diluar, belilah pakaian atau barang dengan harga yang lebih murah. Anda tidak usah membeli merk, belilah manfaat/kegunaan.
4. Lakukan investasi yang bisa mengantisipasi tingkat inflasi
Jaman sulit gini masih bisa investasi? Lakukan investasi baik kondisi lapang atau sulit. Kita tidak tahu apakah ke depan kondisi ekonomi makin sulit. Makanya untuk berjaga-jaga tetap tabungkan penghasilan Anda minimal 10 % pada produk investasi yang return di atas inflasi. Apa contohnya? Emas dan Reksadana, atau ORI.
5. Manajemen hutang
Bagi yang punya hutang lakukan rescheduling dengan mengajukan keringanan pembayaran dengan jangka waktu diperpanjang. Biasanya bunganya makin meningkay, tetapi yang penting cashflow Anda per bulannya tidak terganggu.
6. Carilah income tambahan
Mau tidak mau kita harus genjot pemasukan. Carilah peluang-peluang baru untuk dapatkan penghasilan. Manfaatkan segala potensi keluarga yang bisa dioptimalkan untuk cari tambahan. Berdagang, MLM, optimalkan hobi menulis atau mengajar. Dan terus tingkatkan skill kita buat cari penghasilan tambahan
Demikian...semoga krisis segera berlalu.
Wassalam
Sri Khurniatun
Managing Director Kurnia Consulting
Biro Perencana Keuangan Individu dan Family
021-92519848
Langganan:
Postingan (Atom)